Anda dapat membuatnya dengan berbagai aneka tanaman hias agar menjadikan komposisi tanaman yang artistik. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam membuat dan merawat taman air di rumah.
- Kenali Jenis Tanaman yang Akan Dipelihara
Anda bisa mengombinasikan jenis-jenis tanaman hias dari ketiga kelompok tanaman ini. Hal yang perlu diperhatikan adalah cara menanam yang baik untuk masing-masing jenis tersebut. Tanaman yang tumbuh di dasar kolam antara lain seroja dan teratai. Tanam-tanaman ini dikatakan tenggelam, karena akarnya tumbuh di dalam tanah di dasar kolam, namun daun dan bunga mereka muncul di permukaan.
Anda bisa menanam seroja dan teratai di dalam pot, kemudian membenamkannya di dasar kolam dengan kedalaman 15 cm–90 cm dari permukaan. Untuk menanam teratai atau lili air di dalam pot, jangan gunakan tanah atau media tanam biasa, karena mereka akan dengan mudah terbawa air dan buyar dari dalam pot. Untuk mencegah hal ini, gunakan campuran media tanam yang memang diperuntukkan bagi tanaman air.
Tanaman yang tumbuh di pinggiran kolam bisa langsung ditanam pada tanah basah di tepian kolam tersebut. Namun jika pinggiran kolam Anda dilapisi dengan semen atau plastik, Anda bisa menanam tanaman ini di dalam pot. Kemudian, meletakkannya sehingga bagian dasar pot terendam di dalam air. Tanam-tanaman jenis ini misalnyalobelia dan ekor kucing (Achalypa sp). Untuk tanam-tanaman yang hidup mengambang di permukaan air, Anda cukup mengapungkannya begitu saja. Tanaman air yang mengapung ini misalnya enceng gondok dan kiambang (Salvinia spp).
- Tips Perawatan
Anda dapat mengatasi permasalahan alga ini dengan beberapa cara. Salah satunya dengan menggunakan mesin penyaring atau penjernih air. Bisa juga dengan cara membangun air terjun buatan atau air mancur.
Cara ini akan membuat air terus bergerak, sehingga kadar oksigennya cukup dan pertumbuhan alga pun dapat dihambat. Selain itu, air terjun buatan dan air mancur juga akan menambah pesona lansekap taman air Anda.
Secara rutin, Anda juga perlu membuang bunga-bunga yang telah layu dan daun-daun yang sudah menguning. Jika tanaman yang mengambang sudah terlalu banyak dan menutupi sebagian besar permukaan kolam, Anda juga perlu mengurangi jumlahnya.
Membersihkan kolam saja tidak cukup. Anda juga harus menjaga kuantitas air dan tingkat kedalaman kolam. Jika terlalu banyak, air dapat membanjiri tanam-tanaman yang tumbuh di pinggiran. Bila air terlalu sedikit, tanah di pinggir kolam akan kering dan tanaman seperti seroja dan teratai juga bisa mati akibat tidak ada cukup air untuk membasahi akar-akar mereka.
Berani dan siap mencoba...
Sumber : pertanianku.com

Tips yang simple, sederhana, dan mudah diikuti, thanks ya. Walaupun rumahnya minimalis, emang taman itu perlu sebenernya. buat taman dan hias dengan hiasan atau dekorasi taman dan halaman rumah yang lucu. Itu banyak sekali manfaatnya...